Pertukaran Arthur Melo- Miralem Pjanic: Siapa Untung serta Buntung?

Posted on

 

Juventus serta Barcelona diucap telah menyepakati pertukaran Miralem Pjanic serta Arthur Melo. Kedua pemain pula telah bersedia berubah klub serta konvensi lekas terjalin.

Arthur Melo disiapkan Barcelona buat jadi Xavi baru di lini tengah. Masa awal gelandang asal Brasil berjalan lumayan lembut pada 2018/ 2019 kemudian. Tetapi, masa kedua berjalan rumit.

Pergantian pelatih dari Ernesto Valverde ke Quique Setien membuat Arthur kehabisan sentuhan terbaik. Walaupun awal mulanya ngotot mau bertahan, klub senantiasa memforsir Arthur pindah ke Juventus serta ia juga setuju.

Suasana yang sama dirasakan Miralem Pjanic di Juventus. Maurizio Sarri memiliki visi bermain berbeda dengan pemain 30 tahun. Si pelatih juga merasa tidak lagi terdapat kecocokan dengan mantan pemain AS Roma.

Dilansir dari popbunker, Juventus bersedia membayar 70 juta euro buat membeli Arthur Melo. Tetapi, Sang Nyonya Tua hendak membayar 60 juta euro transfer itu dengan Miralem Pjanic. Kedua regu saat ini merampungkan perundingan sesi akhir.

Aspek Ekonomi

Barcelona dalam keadaan ekonomi yang tidak lumayan bagus. Pandemi virus corona berikan pukulan telak untuk sisi finansial klub asal Catalan. Apalagi, meraka wajib mengambil opsi pemotongan pendapatan pemain.

Melepas Arthur ke Juventus dapat berikan sedikit dana fresh buat Barcelona. Walaupun nantinya sebagian besar transfer hendak dibayar dengan Miralem Pjanic, Barcelona senantiasa melaksanakan bisnis yang baik pada permasalahan ini.

Untuk Juventus, semenjak lama mereka diketahui teliti dalam kebijakan transfer serta konvensi ini menegaskan perihal tersebut.

Aspek Usia

Miralem Pjanic genap berumur 30 pada 2 April 2020 kemudian. Pasti saja ini bukan umur yang muda lagi pemain sepak bola. Miralem Pjanic masih terletak di umur emas, namun masuk fase akhir dalam karirnya.

Miralem Pjanic bisa jadi dapat bermain di tingkat besar dalam 3 tahun ke depan. Tetapi, butuh dicatat, para gelandang Barcelona pula berumur di atas 30 tidak hanya Frenkie de Jong.

Juventus jelas lebih untung sebab Arthur Melo baru berumur 23 tahun. Mantan pemain Gremio masih memiliki kemampuan besar buat tumbuh lebih baik lagi ke depannya.

Aspek Cedera

2 masa membela Barcelona, Arthur Melo sudah hadapi 9 kali luka. Walaupun bukan luka yang parah, namun keadaan ini membuat pemain 23 tahun kehabisan menit bermain yang lumayan bagus bersama Barcelona.

Aspek luka ini dapat jadi bom waktu untuk Juventus pada transfer Arthur Melo. Sedangkan itu, dalam 2 masa terakhir Miralem Pjanic cuma 3 kali hadapi luka bersama Juventus. Semenjak bermain di Lyon, Miralem Pjanic nyaris senantiasa tampak penuh pada tiap musimnya.

Keahlian Teknis

Miralem Pjanic bersinar bersama Lyon dengan posisi playmaker. Dikala bermain di Roma, ia pula bermain di posisi itu. Hendak namun, belum lama Miralem Pjanic tumbuh bagaikan gelandang yang lengkap.

Miralem Pjanic dapat bermain bagaikan gelandang tengah. Pemain 30 tahun pula lebih giat turut menolong pertahanan semenjak bermain di AS Roma. Ia dapat memainkan banyak kedudukan di bermacam formasi.

Sebaliknya, Arthur Melo tidak lumayan bagus kala wajib menolong timnya bertahan. Pemain asal Brasil pula belum teruji dapat memainkan banyak kedudukan di lini tengah sebab sepanjang ini Barcelona cenderung mengenakan formasi 4- 3- 3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *