5 Striker Terbaik yang Sempat Dibuang Guardiola: Salah Satunya Blunder Lepas Etoo

Posted on

Semacam sebagian besar pelatih lain, Josep Guardiola juga terbilang tanpa kompromi Mengenai menjual pemain. Di balik catatan kariernya yang gemilang, Guardiola nyatanya sempat mencoret sebagian nama pemain top.

Terdapat sebagian alibi popbunker. Entah sebab si pemain tidak sesuai dengan taktik Pep, ataupun cuma sebab konflik di ruang ubah. Umumnya pemain- pemain yang telah dicoret Pep tidak hendak dapat kembali.

Pelatih top dengan belasan gelar ini sempat mencoret beberapa pemain di Barcelona, Bayern Munchen, serta Manchester City. Apalagi sebagian di antara lain ialah striker top yang bisa jadi tidak hendak sempat dicoret oleh tim- tim besar yang lain.

Keputusan Guardiola tiap kali mencoret pemain bisa dimengerti, sebabnya jelas. Tetapi, apakah tiap keputusan mencoret pemain itu benar?

Squawka merumuskan paling tidak 5 striker top yang dibuang Guardiola sepanjang belasan tahun terakhir, tetapi apakah tiap keputusan itu pas?

1. Samuel Etoo

 

Dijual ke: Inter Milan
Bayaran: Bagian pertukaran pemain dengan Zlatan Ibrahimovic
Klub dikala ini: telah pensiun
Apakah kesalahan? Ya

Pas sehabis menolong Guardiola mencapai treble di masa pertamanya, Etoo malah dibuang begitu saja dalam usaha pihak klub memperoleh Zlatan Ibrahimovic, striker yang dikira lebih baik.

Dikala itu Etoo masih 28 tahun, jelas ia berupaya meyakinkan kesalahan Guardiola. Begitu datang di Inter, Etoo tampak luar biasa di dasar Jose Mourinho serta langsung mencapai treble– apalagi dengan mengusir Barca di semifinal Liga Champions.

2. Eidur Gudjohnsen

 

Dijual ke: AS Monaco
Bayaran: gratis
Klub dikala ini: asisten pelatih Islandia U- 21
Apakah kesalahan? Tidak

Kali ini Guardiola membuat keputusan pas. Melepas Gudjohnsen tidak membuat mutu skuad Barca merosot, malah lebih baik.

Kepergian Gudjohnsen berfungsi berarti pada keberhasilan Barca mencapai treble. Dikala itu skuad Barca lebih longgar buat para penyerang yang lain.

3. Zlatan Ibrahimovic

 

Dijual ke: AC Milan
Bayaran: 22 juta pounds
Klub dikala ini: AC Milan
Apakah kesalahan? Ya

Guardiola sendiri yang mendatangkannya, kemudian membuangnya cuma sehabis 2 masa. Ibrahimovic sesungguhnya tampak lumayan baik sepanjang membela Barca, ia senantiasa striker top.

Sayangnya, dikabarkan Ibra ikut serta perseteruan dengan Guardiola di luar lapangan. Ibra juga dipinjamkan ke AC Milan, kemudian kesimpulannya dipermanenkan.

Meninggalkan Barca bukan keputusan kurang baik. Ibra mencapai 17 trofi sepanjang 8 masa dengan Milan, PSG, serta Man United.

4. Thierry Henry

 

Dijual ke: New York Red Bulls
Bayaran: gratis
Klub dikala ini: pelatih di Montreal Impact
Apakah kesalahan? Tidak

Thierry Henry mencapai banyak perihal bersama Arsenal, salah satunya trofi yang kurang merupakan Liga Champions. Setelah itu ia angkat kaki ke Barcelona serta dapat mencapai trofi impian itu pada treble 2009.

Tetapi, masa selanjutnya Guardiola seketika menepikan Henry, ia lebih memilah Pedro Rodriguez. Pasti Henery tidak terima dengan perlakuan itu serta memilah hengkang ke MLS.

5. Mario Mandzukic

 

Dijual ke: Atletico Madrid
Bayaran: 18, 7 juta pounds
Klub dikala ini: Al- Duhail
Apakah kesalahan? Ya

Permasalahan kali ini terjalin di Bayern Munchen. Sepanjang bekerja di klub jerman itu, Guardiola berupaya mengganti style bermain Bayern seluruhnya, yang berdampak pada pencoretan beberapa pemain.

Mandzukic ialah salah satu korbannya. Walaupun tampak apik dengan 26 berhasil buat Bayern, pada kesimpulannya ia wajib dilepas demi sediakan ruang buat Robert Lewandowski.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *