5 Momen Terbaik Del Piero, Dari Piala Dunia 2006 Sampai Standing Ovation di Bernabeu

Posted on

 

Tidak dapat dimungkiri jika Alessandro Del Piero merupakan salah satu pemain terbaik yang sempat dipunyai Juventus. Pemain berkebangsaan Italia itu pula mempunyai beberapa momen menarik yang pantas buat dikenang seperti popbunker.

Del Piero bergabung dengan Juventus pada tahun 1993, pas sehabis direkrut dari Padova. Dia tidak sempat berubah seragam hingga menjelang akhir karirnya, di mana Del Piero memutuskan buat hijrah ke Italia.

Sebanyak 16 gelar dari bermacam kompetisi sudah diberikan Del Piero kepada klub berjuluk Bianconeri tersebut. Tidak hanya itu, dia pula membukukan total 290 berhasil dari 705 penampilan di seluruh kompetisi.

Sepanjang 19 tahun Del Piero menguatkan raksasa Italia itu. Pasti saja, terdapat banyak momen manis serta getir yang sempat dia rasakan. Berikut ini merupakan sebagian momen terbaik di sejauh karir Del piero.

Sang Pangeran Monaco- 1998

1998 jadi momen keemasan Del Piero di dunia sepak bola. Gimana tidak, dia sukses mengantongi total 32 berhasil cuma dari 47 penampilan di seluruh kompetisi. Bukan hanya itu, Del Piero pula jadi top skorer Liga Champions.

Laga kontra Monaco jadi dikala di mana dia menampilkan aksi terbaiknya. Bagaikan data, Juventus berhadapan dengan klub asal Prancis itu pada babak semi- final Liga Champions. Bila ditotal, Del Piero mencetak 4 berhasil dalam duel 2 leg tersebut.

Pada leg awal, Del Piero mengantongi hat- trick yang salah satunya dicetak lewat tendangan leluasa. Kemudian pada leg kedua, dia kembali menjebol gawang Monaco dengan tendangan voli yang menawan.

Del Piero Mempermalukan Hierro- 2003

Dapat dikatakan, Real Madrid ialah rival bebuyutan Juventus di pentas Liga Champions. Keduanya lumayan kerap berjumpa baik di babak tim ataupun fase gugur.

Pada tahun 2003, Real Madrid terlihat begitu perkasa. Klub raksasa Spanyol itu dijuluki Los Galacticos sebab mempunyai banyak pemain bintang semacam Ronaldo, Luis Figo, Zinedine Zidane sampai Raul Gonzalez.

Tetapi mereka senantiasa tidak berkutik di hadapan Juventus. Pertemuan antara keduanya terjalin pada babak semi- final. Harapan Juventus sedikit terkubur sehabis kalah pada leg awal dengan skor tipis 1- 2.

Pada leg kedua, mereka bangkit. Juventus sukses mencapai kemenangan dengan skor 3- 1 serta melaju ke final. Pada laga itu, Del Piero mempermalukan Fernando Hierro dengan gocekannya saat sebelum mencetak berhasil kedua Juventus.

Mengubur Jerman di Piala Dunia- 2006

Kendati telah merasakan segelimang kesuksesan bersama Juventus, tetapi Del Piero wajib menanti lumayan lama buat mencapai prestasi di pentas internasional. Dia baru dapat mencapai trofi Piala Dunia pertamanya pada tahun 2006.

Pengalaman Del Piero, yang kala itu telah berumur 31 tahun, tidak lumayan baik. Marcello Lippi selaku pelatih lebih kerap mencadangkan ia. Walaupun begitu, dia senantiasa membagikan performa terbaik dikala diberi peluang.

Peluang tiba pada babak semi- final kontra Jerman. Dikala itu, pertandingan berlangsung sengit sampai wajib bersinambung ke babak perpanjangan waktu. Kemudian pada menit ke- 119, Italia mencetak berhasil pertamanya melalui Fabio Grosso.

Jelas, Jerman tidak mempunyai waktu banyak buat mencetak berhasil balasan. Tetapi mereka senantiasa berjuang serta melanda hingga menit akhir. Sayangnya, malah Italia yang sukses mencetak berhasil bonus melalui tembakan melengkung Del Piero.

Standing Ovation di Bernabeu- 2008

Juventus tidak dalam kondisi baik sehabis kembali ke Liga Champions. Gimana tidak, 2 tahun tadinya, klub yang diurus Claudio Ranieri tersebut dibenamkan ke Serie B sebab permasalahan Calciopoli.

Situasinya makin kurang baik sebab Juventus wajib berjumpa Real Madrid pada fase tim Liga Champions. Tetapi berkat Del Piero, Juventus paling tidak boleh besar hati hati walaupun tidak tampak mencolok di kompetisi tersebut.

Del Piero apalagi memperoleh standing ovation sewaktu bertandang ke Bernabeu. Juventus menang dengan skor 2- 0 pada laga tersebut, yang seluruh golnya dikantong oleh Del Piero seseorang diri.

Berhasil pertamanya dicetak dengan sepakan yang menyasar ke sudut kiri dasar gawang Real Madrid. Sedangkan berhasil kedua terbentuk melalui tendangan leluasa melengkung yang membuat Iker Casillas terpaku.

Berhasil ke Gawang Fiorentina- 1994

Selang setahun semenjak kedatangannya dari Padova, publik mulai menyadari kalau Del Piero muda merupakan suatu. Julukan Il Pinturicchio dia miliki dikala berjumpa Fiorentina pada tahun 1994.

Juventus pernah tertinggal 0- 2. Tetapi Gianluca Vialli membuat peran berganti jadi imbang. Kemudian, datanglah Del Piero yang mencetak berhasil indah melalui tembakan first time.

Arah badan Del Piero pada dikala itu sesungguhnya tidak begitu sempurna, terlebih buat menerima umpan melambung sepanjang 50 yard. Tetapi dengan satu sentuhan kaki kanan, dia dapat membubuhkan namanya di papan skor dengan indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *